>Membaca Tanda-tandanya

Ada sesuatu yang rasanya
mulai lepas dari tangan dan
meluncur lewat sela-sela jari
kita. Ada sesuatu yang
mulanya tak begitu jelas tapi
kini kita merindukannya. Kita
saksikan udara yang abu-abu
warnanya. Kita saksikan air
danau yang semakin surut
jadinya. Burung-burung kecil
yang tak lagi berkicau pagi
hari. Hutan yang kehilangan
ranting. Ranting yang
kehilangan daun. Daun yang
kehilangan dahan. Dahan yang
kehilangan hutan…
Kita saksikan zat asam didesak
zat asam arang dan zat asam
arang menggilas paru-paru
kita. Kita saksikan gunung
yang memompakan abu, abu
yang membawa batu. Batu
yang membawa lindu. Lindu
yang membawa longsor,
longsor yang membawa air. Air
yang membawa banjir, banjir
yang membawa air. Air mata…
Kita saksikan seribu tanda-
tanda. Bisakah kita membaca
tanda-tanda ?
Allah
Kami telah membaca gempa
disapu banjir
diseka hama
Allah
Ampuni dosa-dosa kami
Beri kami Keraifan Membaca
Seribu Tanda-tanda..
(Dari album Lestarikan Indonesiaku, Bimbo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: